Anjing Yang Mulia
Anjing Yang Mulia, bisatauco.blogspot.com- Sebuah mobil box melaju dengan kecepatan sedang ke arah Jl. Pahlawan membawa penuh ban mobil untuk dibawa ke bengkel para pelangganya. Sekitar 100 meter sebelum tikungan, ada jalan menanjak yang cukup terjal dengan kondisi jalan berlubanng. Di trotoar sebelah kanan jalan, ada seorang ibu yang sedang berjalan sedikit tergesa tanpa peduli pada seekor anjing yang tidur, terlihat memalas dipenggir jalan yang ia lalui.
Baca Juga: Ular dan Kaleng Bekas
Sang ibu dan anjing menoleh, melihat Mobil box yang melewati mereka. Mobil tersebut terlihat menambah kecepatan untuk dapat menaklukkan tanjakan sedangkan sang sopir fokus pada jalan untuk menghindari jalan berlubang. ketika mobil sampai di tengah tanjakan, roda sebelah kiri depan mobil terjebak pada lubang jalan, brak brak brak ... suara badan mobil berguncang dan pintu belakang mobil terbuka menutup karena lupa dikunci ketika salah satu kurir menurunkan barang di bengkel pertama langganannya. Ban-ban mobil yang ada di dalam mobil box itu jatuh ke jalan, bergelinding menyusuri jalan aspal yang menurun. Ban-ban itu bergelinding semakin lama semakin cepat. Salah satu ban itu mengarah ke ibu yang berjalan di trotoar. Ketika ban itu akan menghantam sang ibu dari belakang, tiba-tiba anjing yang tadi masih berbaring seketika berlari kencang kemudian meloncat mengorbankan tubuhnya menghentikan ban yang akan menghantam sang ibu. Akhirnya Ibu itu selamat dari mautnya sedangkan sang anjing terganjal oleh ban pada tembok pagar sebuah rumah. Ia lemas tanpa suara tertindih beratnya ban.
Baca Juga: ANAK ADALAH GURU YANG MEMAKSA
Ketika ibu itu menyadari apa yang sedang terjadi. Ia berbalik menoleh melihat anjing yang lemah tertindih ban. Tanpa memperdulikan kondisi sang anjing, ibu itu berbalik arah dan melanjutkan langkahnya. Ia pergi tanpa rasa iba dan peduli pada derita sang anjing yang sudah menyelamat hidupnya. Melihat sikap itu, anjing tersebut hanya menatap sikap orang yang sudah ia selamatkan. Ia sedih berlinang air mata, pasrah menunggu matinya.
Baca Juga: ANGIN SEPOI YANG MENJATUHKAN
Sobat cerdas..
1. Kita tidak boleh meremehkan, memandang rendah dan menghinakan orang lain karena bisa jadi
orang tersebut akan menolong susah kita dan menyelematkan hidup kita.
2. Kebaikan apapun yang kita lakukan walaupun sampai mengorbankan hidup akan dipandang biasa
dan tidak punya atri sama sekali bagi orang tidak suka kepada kita.
0 Response to "Anjing Yang Mulia"
Posting Komentar
Silahkan berikan komentar dengan bijak dan membangun